All New
Transformation
WSBP

id en

Inovasi Waskita Precast dalam Pembangunan Jalan Tol KLBM

Jakarta, 28 Desember 2020. PT Waskita Beton Precast Tbk (Waskita Precast) ingin terus berkontribusi dan memiliki komitmen dalam mendukung Proyek Strategis Nasional Pemerintah, yaitu melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan menyeluruh di Indonesia. Salah satu caranya dengan membangun Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) milik PT Waskita Bumi Wira (WBW) yang dibangun sejak tahun 2017.

Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk, Moch.Cholis Prihanto menyatakan proses pembangunan telah selesai dan saat ini jalan tol KLBM seksi 1-3 sepanjang 29 km resmi beroperasi. Jalan Tol yang hari ini dioperasikan terdiri dari 3 Seksi yakni Seksi 1 sepanjang 9,77 kilometer yang menghubungkan Gerbang Tol Lebani Gresik (Krian) menuju Gerbang Tol Belahanrejo, Seksi 2 sepanjang 13,205 kilometer yang menghubungkan Gerbang Tol Belahanrejo menuju Gerbang Tol Cerme, dan Seksi 3 sepanjang 6,025 kilometer yang menghubungkan Gerbang Tol Cerme menuju Gerbang Tol Bunder Gresik.

Jalan Tol KLBM terbentang sepanjang 38,29 km mulai dari Kabupaten Sidoarjo hingga Kabupaten Gresik, di mana Waskita Precaast berperan sebagai supplier produk dan kontraktor untuk mengerjakan seksi 2-4 dengan total panjang jalan tol 28,94 km, dengan nilai kontrak sesuai dengan addendum sekitar Rp 3,89 triliun. “Progress pengerjaan proyek ini untuk porsi Waskita Precast seksi 2-3 sudah mencapai 100% sedangkan seksi 4 masih dalam proses pembebasan lahan,” tambahnya. Adapun produk yang digunakan adalah readymix, spunpile, fullslab, dan PC-I girder.

Perusahaan juga melakukan sebuah inovasi pada proses pelaksanaan pekerjaan erection girder non standar yaitu stiffener sayap, yang berfungsi sebagai pengkaku girder non standard terutama yang memiliki panjang 50,8 m untuk mengurangi/ menghilangkan momen lateral saat diangkat waktu erection, sehingga terjamin keamanannya. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan internal perusahaan terhadap aspek keselamatan kerja. Inovasi ini pun telah meraih penghargaan di bidang K3, yaitu A2K4 (Asosiasi Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja Konstruksi) Indonesia Construction Safety Award 2019 kategori Safety Innovation Award, Private Contractor.

Ke depannya perusahaan akan terus melakukan inovasi agar terus dapat berkontribusi dan memenuhi kebutuhan untuk pembangunan proyek-proyek lainnya, baik dalam maupun luar negeri.

Baca Lainnya

Posting Terbaru

Konten Populer
di belajarbeton.com